Oleh: gpicinere | Agustus 23, 2010

Telkom Masuk GPI

Telkom
Pada hari Sabtu, 21 Agustus 2010 beberapa mobil Telkom lengkap dengan petugas dan peralatannya memasuki kawasan perumahan Griya Pendowo Indah. Beberapa petugas mendatangi setiap kavling sambil membawa brosur yang sekaligus formulir pendaftaran berlangganan Speedy.

Dengan biaya Rp.104.500,- sudah kring telpon di rumah, tinggal belikan pesawat telpon. Ini jika bundling dengan Speedy. Untuk biaya Speedy sendiri. Ada beberapa paket. Untuk paket 384kb Unlimited dikenakan biaya Rp. 99.000,- sebulan (+ PPN) selama tiga bulan pertama. Mulai bulan ke-4 dikenakan tarif normal bulanan Rp. 195.000 + PPN. Biaya ini sudah termasuk modem TP-Link biasa. Jika ingin menggunakan modem TP-Link Wireless, cukup menambah Rp.99.000,-

Yang lebih asyik lagi, bisa memilih nomor telepon, untuk 3 nomor terakhir.

Oleh: gpicinere | Februari 9, 2009

Internet di GPI

Buat bapak dan ibu yang tinggal di komplek GPI dan ingin berlangganan internet silahkan menghubungi saya atau Bapak Gaid Abdulah dengan biaya 250 ribu unlimited/bulan

Antena wireles seharga 650 ribu rupiah dibayar di awal sewaktu internet tersambung.

Silahkan mendaftar…

by progresive_deep@yahoo.co.uk
on gpi-cinere@yahoogroups.com

Oleh: gpicinere | Februari 9, 2009

Bodoh=Sukses? Rencana=Petaka?

Beberapa tahun lalu saya pernah mengikuti acara Om Bob Sadino di televisi (lupa nama acaranya). Beliau mengatakan suatu pernyataan yang menurut saya agak kontroversial dan inti yang saya tangkap adalah “Kalo mau jadi pengusaha jangan buat rencana, apabila anda berencana maka anda menuju kegagalan”. Sontak saya mengkerutkan kening dan berfikir, Kok Om Bob yang sekaliber itu bisa mengatakan hal tersebut..? Belum lagi pernyataan Purdi E. Chandra pemilik Primagama yang kesohor itu mengatakan seolah-olah kita harus bodoh baru bisa jadi sukses.

Wah.. wah.. mentang-mentang mereka telah menggapai kesuksesan bisa berkata begitu..!! Demikian hati kecil saya berguman dan menggerutu. Tapi kedua pernyataan idola saya tersebut selalu menggangu pikiran saya sehingga kadang-kadang kedua “teori” tersebut saya cocokkan apabila saya bertemu orang-orang yang menjalankan usaha.
Baca Lanjutannya…

Oleh: gpicinere | Februari 9, 2009

5 JURUS NEGOSIASI

1. Pisahkan pokok masalah yang dinegosiasikan dengan lawan. Jangan sampai masalah pribadi menghambat proses negosiasi yang sedang berjalan. Tak heran perusahaan-perusaha an besar biasanya mempunyai tim negosiasi yang terdiri dari beberapa orang dengan keahlian berlapis-lapis. Dengan begitu, tidak akan pernah terjadi konflik pribadi dengan proses negosiasi.

2. Selalu mengacu pada tujuan utama negosiasi. Apa hasil akhir yang kita inginkan dalam negosiasi ini? Bukan masalah menang atau kalah, apalagi sampai menjatuhkan lawan. So, tetap berkepala dingin dan jangan pernah terpancing dengan emosi atau ego mau menang sendiri.

3. Berikan alternatif win-win solution pada lawan. Selalu fleksibel selama negosiasi agar terhindar dari jalan buntu. Persiapkan beberapa solusi alternatif yang diprediksi bisa menciptakan kondisi saling menguntungkan bagi lawan.

4. Selesaikan proses negosiasi dengan cepat dan tidak bertele-tele. Hindari faktor-faktor yang bisa melelahkan lawan seperti proses negosiasi yang terlalu lama, tempat negosiasi yang tidak kondusif, dll. Karena faktor-faktor tersebut cenderung membuat lawan jadi emosional dan berbalik menekan kita.

5. Riset, riset dan riset. Hal terpenting dalam negosiasi sering berkaitan dengan etika dan budaya. Negosiator ulung selalu melakukan riset untuk mengetahui karakter lawannya. Apa latar belakangnya, kebiasaan, hobi, kesukaan, dll. Terbukti bahwa kebanyakan kontrak besar bisnis dimenangkan bukan di meja rapat, tapi di lapangan golf, kapal pesiar atau restoran.

by ertenolenam_pendowo@yahoo.co.id

Oleh: gpicinere | Februari 3, 2009

Jepret Kegiatan Warga GPI

senam keluarga rt06 gpi

senam keluarga rt06 gpi

catur on the street

catur on the street

penyerahan parcel lebaran

penyerahan parcel lebaran

Oleh: gpicinere | Februari 3, 2009

Dimanakah Bahagia?

Pendidikan, kepandaian formal, kehidupan modern terkadang tidak selalu menawarkan kearifan untuk memperoleh, merasakan hidup yang bahagia. Karena masih banyak yang beranggapan bahwa nilai kebahagiaan di ukur dengan kebendaan, status sosial di lingkungannya. Seumpama, harus memiliki seperti yang dimiliki orang lain.

Terobsesi, mendambakan sesuatu yang tidak realistis; yang akhirnya malahan menjerumuskan pada keadaan yang merugikan dirinya sendiri maupun orang lain.

Berapa banyak peladang, petani yang meninggalkan tanahnya. Mereka tergoda dan kemudian berbondong-bondong ke kota untuk mendapatkan pekerjaan yang tidak sesuai dengan kemampuannya.
Baca Lanjutannya…

Oleh: gpicinere | Februari 3, 2009

Foto Kegiatan Warga

pengurus rt 6 rw 5 pendowo

pengurus rt 6 rw 5 pendowo

kerja bakti bikin posko

kerja bakti bikin posko

arisan ibu-ibu

arisan ibu-ibu

Oleh: gpicinere | November 12, 2008

Point-Point PPJB

Narasumber : I Dewa Made Nefo Dwi Artha, SH

Pertanyaan:

Teman saya sedang mempersiapkan Perjanjian Perikatan Jual Beli (PPJB) atas pembelian rumah ke salah satu developer perumahan. Mohon pencerahan point-point apa saja yang wajib ada sehingga ke depannya tidak dijebak atau dirugikan oleh perjanjian ini. Tambahan informasi, pembelian menggunakan sistem langsung mengangsur ke developer tersebut, tidak melalui KPR. Terima kasih sebelumnya, saya tunggu penjelasannya

Jawaban:

Terimakasih. Membicarakan aspek hukum, tentunya didasarkan atas informasi yang maksimal, sehingga tidak timbul penafsiran yang menyimpang. 
 
Sesuai pertanyaan  diatas, maka gambaran umum yang dapat disampaikan adalah :
1. Jika PPJB dibuat dibawah tangan, maka harus diteliti status badan hukum Developer, siapa yang berwenang mewakili, berikut persetujuan organ perusahaan. Jika PPJB dibuat Notaris, maka hal ini kewajiban Notaris untuk meneliti.

2.  Status hukum tanahnya : saat ini tanah atas nama siapa, jenis haknya apa, apakah tanah dalam satus dijaminkan oleh developer, apakah tanah sudah dipecah ke masing2 pembeli.
 

Baca Lanjutannya…

Oleh: gpicinere | Agustus 17, 2008

GPI di Wikimapia

map gpi

map gpi

Bagi yang sering berkunjung ke wikimapia, Griya Pendowo Indah dapat dilihat di
sini.

Oleh: gpicinere | Juli 12, 2008

Milis GPI-Cinere

Untuk menjalin keakraban antar komunitas perumahan Griya Pendowo Indah, khsusnya yang terbiasa berkomunikasi menggunakan e-mail, telah dibuat milis GPI-Cinere@yahoogroups.com.

Untuk bergabung, silakan kirim e-mail kosong ke GPI-Cinere-subscribe@yahoogroups.com atau dengan menggunakan account yahoo, langsung join group di sini.

Tulisan Sebelumnya »

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.